Selasa, 22 Juli 2014

SURAH AL KAHFI - AL QUR’AN MEMBUKTIKAN KEBENARAN TEORI EINSTEIN


Pada surah al-Kahfi dikabarkan tentang beberapa orang yang “tertidur” selama 309 tahun. Dan ternyata kejadian ini berkaitan dengan teori relativitas Einstein. Para Ashabul Kahfi hidup melintas jaman. Mereka serasa tertidur 1 hari di dalam sebuah goa, namun ternyata jaman telah berganti selama 309 tahun. “Dan mereka tinggal dalam gua mereka tigaratus tahun dan ditambah sembilan tahun lagi” (QS 18 – Al Kahfi : 25)

Teori relativitas Einstein menyatakan: “Jika suatu benda, mahluk hidup atau apa saja bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, maka benda tersebut akan mengalami ‘dilatasi waktu’ dan mengalami ‘kontraksi’ (memanjang dan memendek). Di dalam surah al-Kahfi termaktub: “Dan kamu mengira mereka itu bangun padahal mereka itu tidur; dan Kami balik-balikan mereka ke kanan dan ke kiri, sedangkan anjing mereka menjulurkan kedua kakinya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentulah kamu akan berpaling dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan rasa ketakutan terhadap mereka” (QS 18 – Al Kahfi : 18)

Dalam firman Allah di atas ada kalimat: ‘Kami balik-balikan mereka ke kanan dan ke kiri’. Berarti mereka yang berada di dalam gua itu bergerak (digerakkan) dengan kecepatan tertentu. Berapakah kecepatan mereka, sehingga mereka dapat hidup melintasi jaman?
Dari informasi dalam surah al-Kahfi ini, maka berikut ini adalah sebuah analisis guna menjawab pertanyaan diatas, ‘berapakah kecepatan mereka saat itu?’, sekaligus membuktikan kebenaran peristiwa ashabul Kahfi tersebut. Waktu bagi mereka yang “tertidur” = t0 = 1 hari. Waktu yang sebenarnya = t = 309 tahun = 109.386 hari. (1 tahun Qomariah = 354 hari)
Dari penurunan rumus dilatasi waktu: Kecepatannya mendekati kecepatan cahaya atau V = 0,999999C Jika para Ashabul Kahfi bergerak (digerakkan) mendekati kecepatan cahaya, maka hal itu membuktikan bahwa peristiwa itu rasional.

Allah Subhaanahu wa ta’ala berfirman seperti ayat di atas: “Dan jika kamu menyaksikan mereka, tentulah kamu akan berpaling dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan rasa ketakutan terhadap mereka” Mengapa orang yang melihat mereka akan ketakutan? Kembali, teori Relativitas Einstein menyatakan: “Jika suatu benda, mahluk hidup atau apa saja bergerak dengan kecepatan yang mendekati kecepatan cahaya, maka benda tersebut akan mengalami dilatasi dan kontraksi waktu (memanjang dan memendek)”


Jika V mendekati kecepatan cahaya maka nilai L1 (panjang benda) akan mendekati nol (0). Ini berarti Ashabul Kahfi sudah hampir tidak terlihat wujudnya oleh orang yang melihatnya dari luar. Mereka digerakkan olehNya ke kanan dan ke kiri. Berarti mereka bergerak (digerakkan) bolak balik Teori fisika: Sebuah benda yang bergerak berbalik arah akan berhenti sesaat sebelum berbalik arah. Ketika berhenti sesaat itu, maka panjangnya akan kembali ke panjang semula. Setiap saat mereka akan berubah dari ukuran semula à memendek à menghilang à memanjang à kembali ke panjang semula. Begitulah seterusnya dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bisa dibayangkan bagaimana wujud mereka. Tentulah orang luar yang melihatnya akan ketakutan.

Selanjutnya adalah tentang BUNYI atau SUARA. Dalam Surah Al Kahfi, Allah Subhaanahu wa ta’ala juga berfirman: “Maka kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu” (QS 18 – Al Kahfi : 11) Mengapa telinga mereka ditutup? Sebagaimana kita ketahui, bunyi atau suara ditimbulkan dari suatu benda yang bergetar. Getaran benda itu menggetarkan udara. Udara yang bergetar menggetarkan gendang telinga, di mana frekuensi getaran gendang telinga akan sama dengan frekuensi getaran benda itu. Karena frekuensinya sama, maka menjadi bisa didengar. Namun, jika suatu benda bergetar di atas kecepatan suara, maka akan terjadi patahan gelombang suara (Supersonic Fracture = SF). SF akan menimbulkan ledakan suara yang luar biasa kuatnya. Misalnya di jaman sekarang, pesawat supersonic akan menghasilkan suara yang meledak-ledak dan bisa memecahkan kaca kaca dan meruntuhkan bangunan. Demikian pula dengan Ashabul Kahfi. Getaran mereka di atas kecepatan suara dan mendekati kecepatan cahaya. Otomatis terjadi SF yang menimbulkan suara ledakan yang luar biasa. Oleh karena itu di ayat 11 surah Al Kahfi itu dinyatakan bahwa telinga mereka ditutup selama beberapa tahun. Ini guna melindungi gendang telinga mereka dari ledakan-ledakansuara akibat gerakan mereka yang amat sangat cepat.

Sesuatu yang tadinya tidak masuk akal, akan menjadi masuk akal bagi mereka yang mampu menganalisis dan mencerna