Senin, 10 November 2014

PEMIKIRAN ISLAM


1. Saat ini terlalu banyak perbedaan-perbedaan gagasan di dalam Islam yg ujung" nya memecah belahkan kita, puncaknya -> pertengkaran
2. Kelemahan inilah yang kita rasakan saat ini.. Adanya ragam pemikiran-pemikiran yg kritis yg dapat dianggap jauh dari kerasionalitasan..
3. Ambillah contoh gagasan yg mempertentangkan antara Islam politik vs Islam budaya.. Islam fundamentalis vs Islam liberal..
4. Pendekatan tekstual vs pendekatan kontekstual.. debat pro kontra formalisasi penerapan syari'at Islam.
5. Pemisahan ini sejatinya sejak awal menunjukkan "kerapuhan ilmiah" yg fatal..
6. ..Yang menjelaskan mengapa keduanya tidak pernah dapat dipertemukan...
7. Pemisahan ini lahir dari tendensi mazhabisasi yg tidak disertai dengan dukungan metodologi yg kuat..
8. Sudah banyak pemikiran-pemikiran yg tidak berdasarkan Al-Qur'an dan hadits..
9. Mengapa? Tentu karena adanya campur tangan dari "godaan-godaan". Alhasil pemikiran yg tercipta sejatinya tdk Islamis..
10. Adanya keinginan untuk memunculkan sebuah gagasan baru dengan dalih gagasan tsb sesuai dengan zaman skrg.
11. Inilah yang membuat kita para mujtahid dakwah perlu mempertahankan keutuhan pemikiran Islamis tsb..
12. Yang ingin kita capai dalam ijtihad dakwah adalah mempertemukan kebenaran dan ketepatan...
13. Kebenaran substansi hukum dan sikapnya, dan ketepatan pada konteks waktu dan ruangnya..
14. Kebenaran mengacu kepada referensi dan metodologi, sementara ketepatan kepada objek, subjek, dan konteks ruang & waktu penetapan hukum..
15. Ijtihad dalam dakwah menjadi sebuah proses pengintegrasian kebenaran-kebenaran wahyu dengan orang-orangnya & situasinya..
16. Ijtihad itu sebuah keniscayaan dalam dakwah..
17. Rahasia besar yg menjelaskan mengapa Islam dapat mempertahankan kemurnian ajaran-ajarannya..
18. ...dengan tetap mempertahankan relevansinya dalam berbagai perubahan besar yg terjadi di sepanjang kehidupan manusia -> Ijtihad.
19. Siapa saja yg mempelajari susunan & muatan ajaran" Islam yg tertuang dalam Al-Qur'an & As-Sunnah dengan lebih teliti..
20. Ia akan menemukan bahwa sejak awalnya Islam telah memberi ruang yg begitu luas bagi akal" Muslim untuk berijtihad..
21. Namun sayangnya, mengapa masih banyak dari kita yg jauh dari hal tsb..
22. Jauh dari Islam sebenarnya.. Dimana pikiran mereka melampaui yg namanya "Rasionalitas"
23. Ia mengaku Islam tapi tidak melaksanakan, mengajarkan dan mengamalkan Al-Qur'an..
24. Justru malah mempertanyakan kejadian-kejadian yg dijelaskan dalam Al-Qur'an.. Mengapa?
25. Janganlah kita memisahkan sebuah hal yg paling mendasar dari sebuah sistem dengan alasan perbedaan zaman..
26. Politik dan budaya adalah dua hal yg tidak dapat dipisahkan.. Demikian juga perjuangan dgn melalui kedua jalur itu..
27. Setiap kali kita memilih salah satunya, itu sama artinya dgn menafikan sebuah faktor penentu kehidupan yg tidak mungkin dinafikan..
28. Islam sbg sistem yg komprehensif tidak pernah memisahkan keduanya..(Sejatinya)
29. Rasulullah SAW yg membawa risalah ini menggunakan kedua pendekatan itu sekaligus..
30. Bisakah kita mengatakan bahwa perjuangan di Mekah bersifat kultural murni padahal tokoh Quraisy yg direkrut Rasulullah SAW ...
31. ...adalah tokoh-tokoh kunci di struktural kekuasaan?

32. Pola pemikiran yang parsial akan melahirkan pola pergerakan yg parsial juga..