Sabtu, 02 April 2016

PLTH Membangun Desa


Jumlah penduduk Indonesia jika diambil data yang dikeluarkan oleh bank dunia (2015) yakni sebanyak 252.370.792 jiwa. Dari populasi tersebut ternyata masih ada 40 juta rakyat Indonesia yang belum menikmati fasilitas listrik, ini berdasarkan data yang dikeluarkan oleh YLKI pada tahun 2014. Kurangnya pembangkit baru yang dibangun oleh PLN bisa berdampak pada terjadinya krisis listrik di Indonesia setahun kedepan, karena jika tidak diatasi dengan segera maka pasokan listrik yang ada di Indonesia apabila terjadi gangguan tidak dapat ditalangi, karena minimnya pembangkit cadangan.
Perlu diketahui bahwa masalah ini bukanlah masalah kecil, segala elemen masyarakat perlu untuk berperan aktif memberikan solusi atas permasalahan tersebut, terlebih lagi bagi mahasiswa sebagai kaum intelektual yang seyogyanya merupakan kontributor bagi masyarakat. Baru-baru ini, di Bantul oleh UGM yang bekerjasama dengan lembaga peneliti ristek, LIPI dan BPPT membangun suatu Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) yang diharapkan mampu menunjang kebutuhan listrik masyarakat serta dapat meningkatkan perekonomian nelayan di sekitarnya (Unjianto Bambang, 2015).
Seperti diketahui, PLTH Pandansimo dibangun sebagai pilot project Energi Hibrid yang berbasis pada potensi panas matahari dan kekuatan angin. Daerah yang dijadikan tempat pengembangan energi baru dan terbarukan itu adalah Pantai Pandansimo, Srandakan ,Bantul, daerah berpasir dengan luas 37 Ha. Saat ini pembangkit listrik energi hybrid Pandansimo sudah terpasang 31 unit turbin angin dengan tinggi rata-rata 18 meter, terdiri 26 turbin angin berkapasitas 1 kW, 2 turbin angin 2,5 kW, 2 turbin angin 10 kW, dan satu turbin angin 5 kW, kincir yang dibangun sejak tahun 2010 tersebut diperuntukan bagi pembuatan es balok untuk pengawetan ikan, pengangkatan air untuk perikanan dan pertanian di lahan berpasir serta sumber penerangan bagi kegiatan UMKM di sekitar pantai (Ujianto Bambang, 2015).

Tentu kita berharap kedepannya, desa-desa terpencil yang ada di seluruh Indonesia dapat dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Hybrid (PLTH) maupun pembangkit listrik lainnya yang sesuai dengan wilayah tersebut. Tugas kita sebagai mahasiswa untuk mencari tahu karakteristik tiap desa dan memberikan gambaran pembangkit apa yang bisa dibangun di desa tersebut. Karena, pasokan listrik yang cukup dapat membantu menumbuhkan perekonomian masyarakat sekitar. Seperti di pantai pandansimo yang dapat menarik 200 ribu wisatawan dengan hadirnya 140 usaha kuliner oleh masyarakat setempat (Grehenson Gusti, 2012). Harapan kita kedepannya tentu tiap desa yang ada di Indonesia dapat terpenuhi kebutuhan listriknya, sehingga hal ini dapat berdampak pada pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin meningkat.

Sumber Gambar : http://www.mongabay.co.id/wp-content/uploads/2014/05/Kincir-angin-menyuplai-energi-untuk-kebutuhan-energi-listrik-di-daerah-pesisir-Pantai-Baru..jpg

0 komentar: