Senin, 21 November 2016

إياس المزني



Entah, sudah mau masuk semester 4 tiba-tiba kembali terpikir oleh betapa cerdasnya sosok tabi'in Iyas bin Mu'awiyah Al Muzanni sebagai seorang hakim kala itu. Sosok yang kemudian melatarbelakangi nama saya saat ini, yang oleh abi dan ummi berharap agar saya bisa tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, memiliki kepribadian yang tangguh serta taat dalam beragama. Iyas bin Mu’awiyah Al Muzanni, orang yang dipilih oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz untuk menjadi qadhi di Bashrah saat itu. Bahkan karena kecerdasan, kepandaian, dan kejeniusannya sampai dijadikan sebagai simbol dan permisalan sebagaimana permisalan kedermawanan Hatim ath-Tha’i, kebijakan Ahnaf bin, keberanian Amru bin Ma’di. Sepertinya, kita merindukan figur hakim seperti beliau, sosok yang jarang kita temui saat ini, yang mendahulukan keadilan di atas kepentingan kelompok dan pribadi tertentu.
Sepertinya hukum menarik juga [Hanya gurauan yang kadang-kadang muncul]

الله مستعان

0 komentar: